Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label #bahasa indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #bahasa indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Oktober 2014

PAPAN REKLAME

PAPAN REKLAME

Re artinya berulang-ulang, clame atau clamos artinya berteriak, sehingga secara bahasa Reklame adalah suatu teriakan/seruan yang berulang-ulang. Secara umum reklame dapat diartikan sebagai suatu kegiatan untuk mengajak seseorang atau kelompok orang mengikuti isi reklame tersebut. Reklame dapat juga diartikan sebagai suatu sarana yang memiliki tujuan menjajakan produk atau membuat barangnya laku di pasaran.

Sifat reklame yaitu sosial dan komersial, komersial artinya reklame yang digunakan untuk memperoleh keuntungan dan sifat sosial yaitu reklame yang semata-mata tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang berbentuk material. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat reklame agar reklame tersebut dapat dikatakan baik, antara lain sebagai berikut:
  • Gambar reklame harus sesuai dengan barang yang direklamekan
  • Reklame tidak boleh bohong
  • Kalimat harus jelas, singkat dan mudah diingat
  • Warna harus bagus, menyolok atau kontras.
Contoh Reklame :
Papan reklame : Telkom Speedy
No.Isi pada Papan Reklame
1.Nama Perusahaan PT Telkom
2.Teks atau slogan : "Meluncur tanpa batas"
3.Gambar Ilustrasi produk yang ditawarkan
4.Penjelasan mengenai kelebihan produk yang ditawarkan : "Koneksi rame-rame dimana aja, internet cepat gampang bayarnya."

Pernahkah kamu mengalami kebingungan saat memilih satu di antara banyak produk sejenis di sebuah toko atau pasar ? Bagaimana reklame/iklan dapat membantu memenangkan persaingan untuk merebut calon pembeli. Berikut penjelasannya !
No   PertanyaanJawaban
1.Apa tujuan utama sebuah reklame/ iklan?Tujuan reklame menjajakan produk atau membuat barangnya laku di pasaran.
2.Hal-hal apa yang harus ditonjolkan
dalam sebuah reklame/iklan?
  • Gambar barang yang direklamekan
  • Kalimat harus jelas, singkat dan mudah diingat
  • Warna harus bagus, menyolok atau kontras.
3.Bila terdapat beberapa barang yang
sama di sebuah toko/pasar, iklan/
reklame seperti apakah yang akan
memenangkan persaingan?
Iklan yang memenangkan persaingan adalah iklan yang :
  • Teks atau slogan yang jelas dan mudah dimengerti
  • Bahasa yang baik dan menarik dengan bentuk huruf yang sesuai
  • Gambar illustrasi menarik dan mudah diingat.
  • Lay Out yang baik (tata letak antara gambar dengan tulisan)
  • Warna yang menarik dan tepat sesuai dengan isi reklame
4.Di media apa sajakah orang perlu memasang iklan/reklame untuk
keberhasilan penjualannya?
Radio, Televisi, Majalah, Koran, dan Internet



Sumber: http://www.sangpangemong.com/2014/10/papan-reklame.html

Selasa, 23 September 2014

Apakah Fungsi Bahasa Indonesia ?

Apakah Fungsi Bahasa Indonesia ?

Bahasa Indonesia dinyatakan
kedudukannya sebagai bahasa negara pada 18 Agustus 1945, yakni saat UUD 1945 disahkan. Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan
menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.
Fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara antara lain:
1. Fungsi bahasa resmi pada taraf
negara atau daerah. Artinya, bahwa dalam segala urusan negara pada taraf nasional, seperti dalam penyelenggaraan politik, peradilan, dan tata usaha, dipakailah bahasa Indonesia. Begitu juga dalam
berbagai upacara adat, bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi.

2. Fungsi bahasa perhubungan
luas dalam komunikasi antardaerah dan antarbudaya. Artinya, bahasa Indonesia menjadi alat perhubungan pada tingkat
nasional untuk kepentingan pelaksanaan pembangunan.

3. Fungsi bahasa dalam pendidikan formal. Artinya, bahasa Indonesia menjadi sarana dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan bagi generasi bangsa
Indonesia.

4. Fungsi bahasa kesenian.
Artinya, bahasa Indonesia menjadi alat untuk menyampaikan keragaman latar budaya lewat bidang prosa, puisi, drama,
teater, dan film.

5. Fungsi bahasa keilmuan dan
keteknologian. Artinya, bahasa Indonesia memiliki ragam tulis sebagai sarana untuk merekam berbagai penelitian terkait ilmu
pengetahuan dan perkembangan
teknologi.

Sumber:apapengertiannyaya.blogspot.com

Apa pengertian makna kata denotasi dan konotasi ?

Apa pengertian makna kata
denotasi dan konotasi ?

Makna kata dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi dua yaitu makna denotasi dan makna konotasi.
1. Makna denotasi adalah makna yang sebenarnya.
Contohnya adalah Dina memetik bunga.
Kata “bunga” pada kalimat di atas
bermakna sebenarnya. Kata bunga
sebagai ganti kata "kembang".
2. Makna konotasi adalah makna yang tidak sebenarnya.
Contohnya adalah Gajah Mada gugur sebagai bunga bangsa.
Kata bunga pada kalimat di atas
mempunyai arti tidak sebenarnya
disebabkan kata bunga itu berarti
"pahlawan".
Makna denotasi bisa juga disebut sebagai makna dasar, makna
umum, atau makna menurut kamus. Sementara itu, makna konotasi bisa dikatakan sebagai makna tambahan, makna perorangan, atau makna yang
bersifat rasa.

Sumber:apapengertiannyaya.blogspot.com

Kamis, 18 September 2014

Iklan

IKLAN


Iklan adalah bentuk publikasi suatu aktivitas, produk atau layanan kepada masyarakat luas melalui media massa dan internet seperti koran, TV, radio atau website atau lainnya yang bersentuhan langsung dengan publik. Iklan ada beberapa bentuk, iklan komersial, iklan sosial, iklan layanan masyarakat, dan lainnya.
  • Iklan komersial adalah bentuk publikasi suatu produk dan layanan komersial yang bertujuan peningkatan kepercayaan pelanggan kepada suatu nama produk dan layanan yang diselenggarakan oleh lembaga bisnis. Contoh iklan mobil, iklan televisi, dan iklan asuransi.
  • Iklan sosial adalah bentuk publikasi suatu keadaan yang mengharapkan kepedulian dari banyak orang. Contoh iklan tentang narkoba, iklan tentang rokok, iklan tentang pemanasan global atau iklan tentang global warming, iklan tentang pencemaran air, dan iklan tentang penggundulan hutan, iklan tentang HIV Aisd dan sebagainya
  • Iklan layanan masyarakat adalah bentuk publikasi suatu keadaan yang mengisyaratkan perubahan atau tindakan dari setiap orang untuk melakukan perubahan keadaan yang lebih baik. Contoh iklan konservasi lingkungan, Iklan, Iklan tentang kekerasan terhadap anak, Iklan keselamatan berkendara, Iklan kepedulian pangan, Iklan kelestarian hutan dan masih banyak lainnya
Dalam dunia iklan ditemukan proses membujuk atau memengaruhi orang untuk memiliki suatu produk atau menikmati suatu layanan dan melakukan tindakan. Dunia iklan banyak dijumpai iklan komersial daripada iklan sosial maupun iklan layanan masyarakat. Tentunya iklan komersial bertujuan bisnis yang menguntungkan sehingga banyak perusahaan maupun lem-baga bisnis yang berlomba-lomba membuat iklan agar bisnisnya dikenal oleh masyarakat luas.

Pengertian iklan adalah upaya merebut simpati, dukungan, dan ketertarikan orang akan kondisi dalam iklan. Iklan dapat mempengaruhi emosi dan kejiwaan seseorang. Akibatnya banyak individu terperangkap dalam suatu kondisi dalam iklan sehingga terjadi tindakan yang diambil individu yang terpengaruh. 
  • Iklan produk akan membuat seseorang individu menginginkan dan berencana untuk memiliki (membeli) produk yang diiklankan. 
  • Iklan sosial akan membuat seseorang individu prihatin dan berencana membantu (menyumbang) sesuai keadaan yang diiklankan.
  • Iklan layanan masyarakat membuat seseorang tergerak dan berencana melakukan tindakan (mengubah) sesuai keadaan yang diiklankan.

kesimpulannya:
Iklan adalah suatu pesan tentang barang/jasa (produk) yang dibuat oleh produser/pemrakasa yang disampaikan lewat media (cetak, audio, elektronik) yang di tujukan kepada masyarakat.
Tujuan iklan adalah agar masyarakat tertarik untuk membeli atau menggunakan barang atau jasa tersebut.
Jadi Tujuan iklan:
> Memberi tahu masyarakat
> Mengajak masyarakat
> supaya membeli produk tersebut
> Mempengaruhi masyarakat supaya ingin membeli produk tersebut
Hal yang perlu diperhatikan dalam
membuat iklan, antara lain:
> Kalimatnya singkat dan jelas
> Bahasanya mudah dipahami dan menarik
> Tulisan dan gambarnya menarik.
Beberapa bentuk iklan, antara lain: iklan penawaran, iklan mini, iklan baris, iklan pemberitahuan, iklan layanan masyarakat, dan  lain sebagainya


Sumber: http://mastugino.blogspot.com/2014/10

Kamis, 04 September 2014

Pantun dan Syair

PANTUN adalah salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa di nusantara. Pantun merupakan suatu bentuk puisi yang paling mudah dipahami maksud dan artinya.
Terdapat beberapa pantun yaitu: pantun agama, pantun adat, pantun budi pekerti, pantun jenaka, kepahlawanan, kiasan, nasehat, percintaan, peribahasa, perpisahan dan teka teki.
Ciri-ciri pantun:
  • Terdiri dari 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
  • Terikat oleh irama sajak
  • Baris pertama dan ke 2 disebut sampiran (adalah sebagai pelengkap dari isi), sedangkan baris ke 3 dan ke 4 disebut isi (adalah untuk memberi arti tersendiri dari pantun tersebut).
  • Berirama a-b-a-b atau a-a-a-a
  • Bahasanya boleh campur-campur

SYAIR adalah puisi lama atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak.
Terdapat beberapa syair yaitu syair bidasari, syair kerajaan bima, syair ken tabuhan, syair yatim nestapa.
Syair dibedakan menjadi 5 golongan yaitu syair panji (tentang kerajaan), syair romantis, kiasan, sejarah, agama.
Ciri-ciri Syair:
  • Terdiri dari 4 baris (atau lebih), terdiri dari 8-12 suku kata
  • Terikat oleh irama sajak
  • Ke 4 barisnya merupakan sebuah arti/ maksud si pengarang (tidak ada sampiran)
  • Berirama a-a-a-a
  • Bahasanya harus sama tidak boleh campur

Perbedaan dan Persamaan Pantun dan Syair.
Persamaan :
> Pantun dan syair biasanya terdiri dari 4 baris.
> Sama-sama terikat oleh irama sajak.
> Tiap baris pantun dan syair terdiri dari 8-10 suku kata.
> Pantun dan syair adalah puisi lama.

Perbedaan
> Pantun baris pertama dan kedua
disebut sampiran( pembayang ) dan baris ketiga dan keempat disebut isi ( maksud sampiran ), sedangkan syair
keempat baris adalah arti/maksud si
pengarang.
> Pantun terdiri sampiran dan isi,
sedangkan syair tidak terdapat sampiran dan isi.
> Pantun berirama a-b-a-b/ a-a-a-a,
sedangkan syair berirama a-a-a-a.
> Pantun bahasanya boleh campur-campur, sedangkan syair bahasanya harus sama.


Contoh-contoh Pantun

Beli tahu ke Kota Sumedang
Buat oleh-oleh ke Kota Kupang
Hati siapa yang tak bimbang
tidak berambut minta di kepang

Pergi ke sawah menanam padi 
Sawah dibajak dengan sapi
Jadilah anak baik hati
yang tahu cara membalas budi

Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Sebelum badan dikuburkan

Burung camar di tepi pantai
Pantai indah banyak ombaknya
Jadilah kamu anak yang pandai
Sudah pasti banyak temannya

Kerlip bintang menghias malam
Sinar bulan menerangi bumi
Jika tidak menjaga alam
Manusia juga yang merugi

Berjalan-jalan ke taman bunga
Mawar melati harum baunya
Lingkungan alam harus kita jaga
Agar selamat semuanya

Malam cerah bertabur bintang
Burung hantu bertengger di dahan
Jika alam selalu seimbang
Urung bencana alam menelan

Marilah kita bertimbang rasa
Lingkungan alam kita rawat
Tumbuhan dan hewan kita pelihara
Tiada kerusakan bumi kita pun akan selamat

Hati senang senyum ceria
Berdendang bernyanyi sepanjang hari
Indonesia bumi yang kaya
Melimpah ruah hasil alam negeri

Ke hulu mencari duku
Meski raga berselimut lelah
Dulu indah bumi kotaku
Kini rusak tertimbun sampah



Contoh-contoh Syair

Senang sekali rasa hatiku
duduk di bangku sekolah yang baru
aku punya teman-teman yang lucu
dan ibu guru yang suka membantu

Ketika aku bangun pagi
ku melihat ada matahari
bersinar terang sinari bumi
membawa rahmat hari ini

Indonesia negeri yang kucinta
Ramah penduduknya aman lingkungannya
Pemandangan tampak di mata
Sungguh indah tiada duanya

Indonesia negara yang merdeka
Walau banyak bermacam petaka
Yang datang tak terkira
Tetap jaya negara dan bangsa

Indonesia bumi pertiwiku
Tanah tumpah darahku
Semoga jaya selalu
Selama hayat dibadanku

Indonesia bumi kaya raya
Banyak tersimpan intan permata
Hutan gunung sawah dan samudera
Tidak habis sumber dayanya

Indonesia akan tetap jaya
Karena kerukunan selalu terjaga
Dengan Pancasila pemersatu bangsa
Aku bangga mejadi anak Indonesia

Indonesia negeri yang subur
Rakyat sejahtera dan makmur
Walau zaman semakin uzur
Indonesia tak akan hancur



Cobalah untuk membuat pantun seperti contoh di atas dengan menggunakan rima yang tepat. Pilihlah salah satu tema berikut ini.
Kesatuan dan persatuan
  • Memetik manggis di kota kedu
  • Membeli tebu uangnnya seribu
  • Menangis hatiku tersedu-sedu
  • Melihat bangsaku kurang bersatu
  • Gunung Kober, Gunung Kelimutu
  • Jaraknya jauh tapi sama berapinya
  • 28 Oktober berbagai suku menyatu
  • Jadi satu, yakni bangsa Indonesia
  • Tanah Riau terkenal gurindam dua belas
  • Tanah Jawa terkenal seni wayangnya
  • Bersatu dari barat-timur menolong tertindas
  • Demi mewujudkan bangsa yang dicita-cita
  • Burung garuda lambang negara
  • Semangat pancasila selalu di jaga
  • Indonesia berbhinekantunggal ika
  • Penduduk nya beribu suku bangsa
  • Hutan lebat melimpah rusa
  • Melihat mereka mengundang rindu
  • Bahasa mencerminkan bangsa
  • Dengan bahasa marilah kita berpadu
  • Jika ada durian runtuh
  • Jangan segera diunduh
  • Jika bersatu kita teguh
  • Jika bercerai kita runtuh
  • Siti Aisyah menenun perca
  • Disusun-susunnya menjadi kain nan indah
  • Janganlah persatuan ini binasa
  • Jangan karena ego bangsa kita terpecah
  • Gigit jari kena kuku
  • Sambil lihat film kum kum
  • Tak ada ras tak ada suku
  • Kalau salah haruslah dihukum 
  • Daun lontar diikat kawat
  • Mari kita ke Brastagi
  • Agar negara menjadi kuat
  • Mari kita berbenah diri
  • Susur sungai walaupun basah
  • Dari hutan ke jalan raya
  • Takkan ada kata berpisah
  • Bersatu Indonesia jaya
Cinta tanah air
  • Pergi ke toko membeli pipa
  • Pemiliknya dari Sumatra
  • Haruslah kita tahu budaya Indonesia
  • TARI SAMAN salah satunya
  • Jari berada di depan saku
  • Sangat berguna bagi manusia
  • Karena kita beragam suku
  • Maka itulah Indonesia
  • Jangan buang buah semangka
  • karena semangka manis rasanya
  • Janganlah lupakan budaya
  • Karena budaya jati diri kita
  • Seringsing lantunan daun bambu
  • Mengisi keheningan memecah suasana
  • Indonesia, untukmu haru bangsamu
  • Bersinar dengan budaya nusantara
  • Jalan-jalan ke pantai Kuta
  • Ke toko buku beli peta
  • Ayo kita berlomba-lomba
  • Menunjukkan semangat Indonesia
  • Main gasing janganlah rebah
  • Memakai tali pelepah pisang
  • Budaya asing sudah merambah
  • Budaya asli janganlah hilang
  • Jalan-jalan keliling Asia
  • Mengenal banyak ragam budaya
  • Jangan mengaku anak Indonesia
  • Jika tidak menjaga budaya bangsa
  • Makan semangka bareng si Atun
  • Tapi semangkanya belum matang
  • Yuk mari kita budayakan santun
  • Untuk berguna di masa datang
  • Terbang melayang burung peragam
  • Dari huma, terbang ke hutan
  • Budaya daerah beraneka ragam
  • Mari bersama kita lestarikan
  • Sinar surya cerah menerpa
  • Gelap awan sinar tersapu
  • Binar rekah genggam pemuda
  • Di tanah ini bersemayam sukmamu
Ajakan membangun bangsa
  • Jika hendak kamu ke kamar
  • Jangan banyak tulis dihapus
  • Jika siswa rajin belajar
  • Sudah tentu pasti lulus
  • Jika kamu pergi ke dusun
  • Jangan lupa bawa beras
  • Belajarlah dengan tekun
  • Agar kita naik kelas
  • Anak doah makan lepet
  • Makan lepet sambil melompat
  • Kalau ingin cepat pintar
  • Rajin- rajin lah untuk belajar
  • Jalan jalan ke kota banjar
  • Jangan lupa membeli kurma
  • Kita harus rajin belajar
  • Agar dapat ranking pertama
  • Bunga mawar berwarna merah
  • Sungguh indah walau diluar
  • Dari pada kita marah-marah
  • Lebih baik kita belajar
  • Kemana kancil akan di kejar
  • Lari cepat masuk pasar
  • Kalau mau jadi anak pintar
  • Rajin membaca banyak belajar
  • Jika kita pegang kuas
  • Melukislah pada kertas
  • Jika anak bangsa cerdas
  • Bangsa pun berkualitas
  • Pergi sekolah pagi-pagi
  • Sampai lupa makan sarapan
  • Jika kamu tak mau rugi
  • Raih lah ilmu pendidikan
  • Masak angsa di kuali
  • Bukan saja di perigi
  • Hendaklah kamu mengabdi
  • Di pangkuan ibu pertiwi
  • Kalau kamu mau berlayar
  • Silahkan saja naik perahu
  • Kalau kamu mau pintar
  • Jangan suka mengerutu